Centre for COVID-19 Situation Administration (CCSA) Thailand bersiap mencabut kebijakan yang telah berlaku lima dasawarsa dan melarang penjualan alkohol pada sore hari, sebagai upaya mendorong pariwisata setempat.
Mulai 1 Juli, hotel juga boleh menjual minuman beralkohol pada sore hari, pukul 14.00 hingga 17.00. Provinsi diberi keleluasaan untuk memperluas izin tersebut ke restoran dan tempat wisata.
Pencabutan larangan ini dilakukan saat sekitar 25,000-30,000 wisatawan internasional diperkirakan memasuki negara tersebut bulan depan.
Namun, setidaknya untuk saat ini, larangan masih berlaku bagi toko serba ada seperti 7-11, menurut Menteri Pariwisata dan Olahraga Phiphat Ratchakitprakarn.
Selama bertahun-tahun sejak 1972, Pengumuman Dewan Revolusi No. 253, yang diterbitkan untuk mencegah pegawai negeri minum alkohol pada sore hari, hanya mengizinkan penjualan alkohol pada pukul 11.00 hingga 14.00 dan pukul 17.00 hingga tengah malam.
Usaha yang kedapatan menjual alkohol selama larangan tiga jam tersebut dapat dikenai hukuman penjara maksimal enam bulan dan/atau denda 10,000 baht.
Baru-baru ini, CCSA, yang bertanggung jawab mengelola respons pandemi Thailand, menempatkan seluruh 77 provinsi dalam zona hijau, sehingga tempat hiburan boleh buka hingga pukul 02.00.