Langsung ke konten
Asiavino

The World White Wines Contest

Ahli Sake Toshio Ueno Kembali Menjadi Juri Le Mondial des Vins Blancs Strasbourg 2022

Diterbitkan pada 31 Mei 2022

Ahli sake ternama dunia Toshio Ueno kembali menjadi juri Le Mondial des Vins Blancs Strasbourg 2022.

Spesialis Sake Toshio Ueno Kembali Menjadi Juri Le Mondial des Vins Blancs Strasbourg 2022

Ahli sake Toshio Ueno kembali menjadi salah satu juri kompetisi Le Mondial des Vins Blancs Strasbourg tahun ini.


Berlangsung pada 11-12 Juni di Congress Centre Strasbourg, Prancis, acara ini merupakan satu-satunya kompetisi global yang didedikasikan pada keragaman wine putih.

Untuk kedua kalinya, Ueno bergabung dengan panel juri yang akan dipimpin Serge Dubs, yang diakui sebagai sommelier terbaik dunia pada 1989. Sesama pendidik bersertifikasi Wine & Spirits Education Trust (WSET), Marie Cheong Thong, asal Malaysia dan kini berbasis di Britania Raya, juga kembali ke panel juri kompetisi.

Selain pendidik bersertifikasi WSET, Ueno juga diakui sebagai Master of Sake dan Master Sake Sommelier. Ia mendirikan Sake School of America serta program Shochu Adviser Certificate berbahasa Inggris.

Tahun lalu, Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang menunjuknya sebagai duta persahabatan untuk kuliner Jepang. Pada 2016, Japan Sake & Shochu Makers Association menganugerahkan gelar Sake Samurai kepadanya.

Orange Wine Kini Diterima

Untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dasawarsa penyelenggaraan, edisi 2022 Le Mondial des Vins Blancs Strasbourg akhirnya menerima orange wine, yang diakui International Organisation of Vine and Wine (OIV) sebagai wine putih dengan maserasi.

Menurut definisi organisasi tersebut, orange wine adalah "wine putih yang dihasilkan dari fermentasi alkohol must dengan kontak berkepanjangan bersama ampas anggur, termasuk kulit, daging buah, biji, dan mungkin tangkainya".


"Banyak estate memang telah memulai petualangan ini, dan pencinta wine semakin terpikat oleh variasi berwarna oranye tersebut. Karena itu, sudah semestinya para produsen dapat memperoleh penilaian serius atas produknya dan konsumen juga mendapat panduan," kata penyelenggara.

Orange wine yang didaftarkan harus dibuat sepenuhnya dari varietas anggur putih. Maserasi harus berlangsung dalam kontak dengan ampas anggur selama sedikitnya satu bulan. Wine juga harus dapat dikenali dari warna oranye-ambar dan rasa bertaninnya.

Hingga pertengahan Mei, pembuat wine dari 18 negara telah mendaftar, termasuk Australia, Austria, Chile, Republik Ceko, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Italia, Jepang, Luksemburg, Meksiko, Moldova, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Amerika Serikat, dan Ukraina.

Le Mondial des Vins Blancs Strasbourg diselenggarakan di bawah naungan OIV. Kompetisi ini juga merupakan anggota World Federation of Major International Wine and Spirits (VinoFed).