Nilai impor wine di Hong Kong pada tiga bulan pertama 2022 turun 27% seiring gelombang kelima infeksi virus corona yang membatasi mobilitas dan menutup tempat hiburan yang menyajikan minuman.
Data dari Census and Statistics Department menunjukkan wine senilai sekitar HK$1,9 miliar dari berbagai sumber internasional masuk ke kota tersebut sepanjang Januari hingga Maret.
Penurunan impor wine terjadi saat kota itu menghadapi gelombang baru infeksi COVID-19 yang dimulai pada Februari dan memuncak sekitar awal Maret.
Sebagian besar penurunan tercatat pada impor terbesarnya, wine Prancis, yang nilainya turun 27% menjadi HK$1,2 miliar.
Pada kuartal tersebut, wine Australia merosot 32% menjadi HK$270 juta, sementara wine dari Inggris dan Amerika Serikat juga turun masing-masing 4% dan 25%.
Hanya wine asal Italia yang tumbuh, meski tipis, di angka HK$60 juta.
Dari sisi kategori wine, nilai impor botol wine merah dan wine putih sama-sama turun, masing-masing 28% dan 6%.
Botol Champagne turun 26%, sementara botol Port anjlok 36%. Impor botol Sherry naik tipis 5%.
Pada Maret saja, impor wine Hong Kong turun hampir 40% menjadi HK$510 juta.
5 Eksportir Wine Teratas ke Hong Kong pada Kuartal I 2022 vs Kuartal I 2021
Sumber: Hong Kong Customs
Kategori Wine dalam Botol pada Kuartal I 2022 vs Kuartal I 2021
Sumber: Hong Kong Customs
5 Eksportir Wine Teratas ke Hong Kong pada Maret 2022 vs 2021
Sumber: Hong Kong Customs
Kategori Wine dalam Botol pada Maret 2022 vs 2021
Sumber: Hong Kong Customs