Langsung ke konten
Asiavino

Tiongkok Resmi Mengakui 70 PDO Bourgogne Baru Setelah Kunjungan Presiden Macron

Diterbitkan pada 9 Desember 2025

Tiongkok telah mengakui 70 PDO Bourgogne baru, memberi produsen perlindungan yang lebih kuat dan membuka peluang pertumbuhan di salah satu pasar wine terpenting di Asia.

Tiongkok Resmi Mengakui 70 PDO Bourgogne Baru setelah Kunjungan Presiden Macron

Dalam kunjungan kenegaraannya ke Tiongkok pada 4 dan 5 Desember 2025, Presiden Prancis Emmanuel Macron meraih keberhasilan diplomatik besar bagi sektor wine Prancis. Tiongkok resmi mendaftarkan dan melindungi 70 PDO Bourgogne (Protected Designations of Origin) baru, sebuah langkah maju yang signifikan bagi salah satu kawasan wine paling bersejarah di dunia.


Pendaftaran ini berlaku mulai 5 Desember 2025 dan melengkapi 10 PDO Bourgogne yang telah dilindungi di Tiongkok sejak Mei 2024 (termasuk Gevrey-Chambertin dan Mâcon). Dengan 80 dari 84 PDO kini diakui, Bourgogne mendekati perlindungan penuh di salah satu pasar ekspor yang paling strategis bagi wine Prancis.

Dari Wine Village hingga Grand Cru: Cakupan Perlindungan yang Luas

Pengakuan ini mencakup beragam terroir dan memastikan perlindungan hukum bagi wine di semua tingkat harga. Daftar baru yang dilindungi memuat Grand Cru bergengsi seperti Montrachet, Richebourg, dan Clos de la Roche, serta appellation Village ternama seperti Pommard, Meursault, dan Côte de Nuits-Villages. Perlindungan ini juga meluas ke appellation yang lebih terjangkau seperti Petit Chablis.

Perlindungan ini membantu menjaga keaslian, memberi kejelasan bagi konsumen, dan mencegah penyalahgunaan nama geografis ternama. Bagi winery dan négociant, kerangka baru ini memberi kepastian lebih besar dalam menyusun strategi komersial jangka panjang di pasar Tiongkok.

Pemandangan udara Rock of Vergisson dan kebun anggur di sekitarnya di kawasan Mâconnais, rumah bagi appellation Bourgogne yang baru dilindungi seperti Pouilly-Fuissé. Sumber: BIVB / Aurélien IBANEZ
Pemandangan udara Rock of Vergisson dan kebun anggur di sekitarnya di kawasan Mâconnais, rumah bagi appellation Bourgogne yang baru dilindungi seperti Pouilly-Fuissé. Sumber: BIVB / Aurélien IBANEZ

Ekspor ke Tiongkok: Ketahanan di Tengah Perubahan

Pengumuman ini datang ketika ekspor Bourgogne ke Tiongkok daratan menunjukkan ketahanan. Pengiriman naik dari sekitar 1,4 juta botol pada 2015 menjadi sekitar 3 juta botol pada 2024.

Pada sembilan bulan pertama 2025, volume ekspor naik 1,4% dibandingkan periode yang sama pada 2024, mencapai hampir 2,46 juta botol. Meski pendapatan turun tipis 1,7%, angkanya tetap besar, yaitu sekitar €46,7 juta. Pergeseran ini mencerminkan minat yang tumbuh pada rentang appellation Bourgogne yang lebih luas, melampaui sekadar wine koleksi papan atas.

Hasil dari Kerja Sama Bertahun-tahun

Capaian diplomatik ini adalah buah dari proses panjang yang dimulai lewat "100 to 100 agreement" tahun 2020 antara Uni Eropa, Prancis, dan Tiongkok. Dalam beberapa tahun terakhir, Bourgogne Wine Board (BIVB), Confédération des Appellations et Vignerons de Bourgogne, dan sejumlah lembaga publik Prancis mengintensifkan kerja mereka bersama otoritas Tiongkok.

Menurut Laurent Delaunay, Co-President BIVB, konfirmasi atas 70 PDO ini menandai "tonggak simbolis" yang memperkuat posisi wine Bourgogne di Tiongkok dan meletakkan fondasi kokoh bagi pengembangan ke depan.

Empat PDO Sisanya Masih Dalam Proses

Meski kemajuannya besar, empat PDO Bourgogne masih menunggu pengakuan penuh karena sejumlah tahap administratif yang tengah ditelaah. BIVB dan para mitranya memperkirakan persetujuan akhir ini akan menyusul pada waktunya, sehingga melengkapi perlindungan atas seluruh 84 appellation Bourgogne di Tiongkok.

Langkah Penting bagi Pengaruh Internasional

Pendaftaran 70 PDO baru bukan sekadar pembaruan teknis; ia menegaskan makin pentingnya designasi terlindungi dalam perdagangan global. Bourgogne kini memasuki pasar Tiongkok dengan salah satu himpunan appellation terakui yang paling lengkap, menempatkan para produsennya pada posisi yang lebih baik dari sebelumnya untuk membagikan warisan dan keahlian mereka kepada penikmat wine Tiongkok.